PENYAKIT demam berdarah Dengue (DBD) kini mulai menyerang masyarakat Sukamara. Biasanya, penyakit DBD menyerang kesehatan masyarakat bila musim hujan tiba, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan.
Dinas Kesehatan Sukamara sudah mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar rumah agar bebas dari DBD.
Vianes, warga Kelurahan Mendawai mengatakan.
sejak memasuki musim hujan sudah ada dua temannya terserang DBD, tetapi tidak lama kemudian sudah sembuh.
Vianes melanjutkan serangan penyakit ini tidak berselang lama dari satu teman keteman lainnya.
Jika tidak ada penindakan baik dinas kesehatan dan masyarakat, maka korban akan terus bertambah.
Tempat tinggal dua temannya itu tergolong bersih, tapi tetap saja terserang DBD, mungkin karena genangan air pada tempat yang tidak digunakan menjadi sarang nyamuk yang membawa virus dengue tersebut.
“Dua rekan saya itu tinggal di Jalan Iskandar,” ucapnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Junaidin Tarigan mengatakan memasuki musim hujan pihaknya belum ada menerima laporan ada masyarakat yang kena DBD.
Menurutnya untuk menghindari DBD sangat mudah. Yakni terapkan 3 M. Yakni mengurus tempat penampungan air, mengubur wadah bekas yang bisa menampung air hujan, dan menutup tempat penampungan air hujan dan menutup penampungan air hujan.
Menurut Tarigan jika dilakukan upata fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, bukan jentik, sedangkan metode 3 M dinilai masih efektif untuk menghindari kasus DBD. (MG-13/B-6)


