WISATA pantai yang dimiliki Su­kamara ma­sih­ menjadi tem­pat favorit bagi masyarakat­ untuk berlibur atau mengisi waktu luang.


Selain sudah ditunjang de­ngan kondisi jalan yang baik juga jarak tempuh tidak­ terlalu jauh dari kota, sehing­ga wajar jika banyak masyara­kat­ menghabiskan waktu libur­nya dengan pergi ke pan­tai.


Salah satunya Fitri warga Su­kamara. Ia mengaku lebih memilih liburan ke pantai da­ri pada keluar daerah, ka­rena wisata pantai di Suka­mara tidak kalah indah denga­n pan­tai daerah lain.


“Kami lebih memilih libur­an ke pantai, apalagi jalan me­nuju ke sana sudah enak,” ucap Fitri di rumahnya Jalan Ca­kra Adiwijaya, Sukamara, Mi­nggu (17/01/2016).


Ia menyebut objek wisata pan­tai yang ada ini sudah cu­kup menarik wisawatan lo­kal. Hanya saja menurutny­a perlu dipoles agar lebih mena­rik lagi.


“Jika pantai di Sukamara ini dibuat semenarik mungkin­, pastinya tidak kalah dengan pantai di daerah lain, tapi sa­at ini masih kurang, karena ke­adaan pantainya kadang ma­sih kotor,” jelasnya.


Sebelumnya Bupati Suka­ma­ra, Ahmad Dirman meng­akui jika potensi objek wisata pantai sepanjang 75 kilo meter itu masih belum digarap mak­simal.


Dia mengakui untuk mema­jukan industri pariwisata ti­dak hanya tugas pemerintah­ daerah saja, tapi perlu duku­ng­an dari semua pihak, ter­utama masyarakat yang paham destinasi pariwisata di dae­rah, sehingga pengemba­ng­annya bisa berjalan baik.


“Beberapa kawasan pantai ki­ta seperti Pantai Jorong di De­sa Sei Cabang Barai dan Pan­tai Tanjung Nipah di Desa Sei Raja serta Pantai Jelai di Kuala Jelai.”


Lalu ada pantai di Desa Sei Tabuk yang sering dikunjungi­ masyarakat, namun masih be­lum banyak diketahui ma­syarakat luar Sukamara,” ucap­nya. (MG-13/B-6)