KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Mahasiswa KKN Kebangsaan yang ditempatkan di Desa Sei Bakut, Kecamatan Kapuas Kuala telah menggelar expo beberapa produk baik di bidang pertanian tanaman pangan maupun produk makanan lokal dari bahan dasar yang ada disekitar lingkungan desa tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan di halaman rumah Kepala Desa Sei Bakut yang juga sekaligus sebagai tempat tinggal para mahasiswa selama melaksanakan KKN.

Ada beberapa inovasi yang digelar dalam expo tersebut diantaranya pemanfaatan sekam padi bakar maupun sekam padi biasa sebagai salah satu media tempat penanaman bibit sayur, pembuatan minyak kelapa, pembuatan selai dari buah kuini.

Lalu, keripik dari batang pisang muda, kue berbahan dasar buah buahan dan penanaman sayur dengan sistim hidroponik dengan memanfaatkan botol minuman bekas, serta pemanfaatan ampas kelapa usai diambil santanya untuk cemilan.

Ketua Kelompok Mahasiswa KKN Kebangsaan di Desa Sei Bakut Andri menyampaikan bahwa program tersebut merupakan program muda kreatif dengan harapan akan ada ide-ide baru.

"Sebagai upaya menggerakkan UMKM di desa serta masyarakat itu sendiri, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat," katanya, Senin, 8 Agustus 2022.

--page

Sementara, Camat Kapuas Kuala Inop yang membuka kegaiatan tersebut manyampaikan terima kasih kepada kepada kepala desa yang sudah memfasilitasi kegiatan mahasiswa KKN Kebangsaan di desanya.

Ia juga menyampaikan rasa bangga kepada para mahasiswa yang sudah menciptakan inovasi-inovasi dan juga pembelajaran kepada masyarakat.

“Sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar rumah dan juga pemanfaatan botol minuman bekas untuk menanam berbagai tanaman guna mendukung kebutuhan keluarga,” ucap Inop.

Kepala Desa Sei Bakut Syaifaturhman juga menyampaikan agar apa yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut dapat ditindak lanjuti oleh masyarakatnya maupun Ibu-ibu TP.PKK desanya sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekitar. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)