BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas telah menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Rembuk Stunting tahun 2022 bersama dengan jajaran dinas atau SOPD terkait, bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas.
Dalam Rakor tersebut Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengatakan untuk target penurunan stunting di Kabupaten Kapuas tahun 2022 ini menjadi 10 persen ke bawah. Karena saat ini masih berada di atasnya.
“Jadi bentuk tim untuk stunting, dengan kemauan bekerja keras dan bekerja sama pasti bisa untuk mencapai target," katanya, baru-baru ini.
Lebih lanjut, dalam arahannya ia juga menyampaikan bahwa dengan telah diketahui variable stunting agar jajarannya dapat bekerja keras dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Kapuas, salah satunya ketahanan pangan dan berkoordinasi terus dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kapuas maupun pihak terkait lainnya.
Selain itu, dengan adanya dana desa dia meminta agar diaplikasikan di lapangan dan bergerak untuk membuat septic tank di desa yang belum memiliki, kemudian berkolaborasi dengan bioflok dan membentuk kelompok tani, budidaya ikan dan kelompok sayur.
Ia juga menegaskan untuk sanitasi dan sarana prasarana air bersih agar dikebut karena ini sangat penting untuk setiap desa agar memenuhi ketentuan.
--page
“Saya meminta kepada camat mendorong untuk sanitasi dan setiap rumah warga agar dibangunkan tempat dengan cara membuat program dalam satu bulan lima atau 10 buah sanitasi dan seterusnya sampai selesai,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)








