PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri RI , Agus Fathoni mengapresiasi inovasi layanan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Samsat Palangka Raya.

Dalam kunjungannya ke Samsat Palangka Raya baru-baru ini, ia mengatakan berbagai inovasi atau terobosan yang dilakukan samsat setempat akan mempermudah masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor yang dimiliki.

Selain itu, tingkat kepatuhan dalam membayar pajak juga akan semakin meningkat, dan hal ini tentu akan berdapak signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) yang merupakan salah satu anggaran untuk pembangunan.

"Pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber PAD yang sangat potensial dan menjadi primadona. Inilah kenapa sangat penting untuk dioptimalkan," kata Agus Fathoni mengutip pernyataannya di Sekretariat daerah Kalteng.

Adapun berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Samsat Palangka Raya yaitu diantaranya wajib pajak dapat menggunakan aplikasi Samolim dengan mengunduhnya di google AppStore untuk melakukan pembayaran dan pengesahan pembayaran PKB. Kemudian tanda bukti akan dikirim kealamat masing-masing.

--page

Selain itu ada juga layanan SiJempol. Wajib pajak dengan kondisi khusus, seperti difabel, lansia dan wajib pajak dengan kondisi sakit dapat menggunakan layanan ini.

Mekanisme dari layanan SiJempol yaitu wajib pajak hanya perlu menghubungi call center SiJempol untuk kemudian didatangi petugas penanganan pajak di tempat yang telah disepakati sebelumnya.

Kemudian inovasi lain Samsat Palangka Raya yaitu seperti Samsat Malam, Samsat Car Free Day (CFD), Samsat Pasar dan Samsat Keliling.

"Semua inovasi ini dapat meningkatkan pendapatan dan pelayanan kepada wajib pajak. Silahkan lakukan inovasi dalam rangka meningkatkan PAD dan memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat," imbuhnya. (DONNY D/B-5)