BUPATI Bartim Ampera AY Mebas meminta warga menggunakan hak pilih dengan bijaksana dalam Pemilu Gubernur 27 Januari 2016 mendatang.  Figur pemimpin Kalteng yang dipilih nanti, diharapkan menjadi perwakilan masyarakat yang mampu mengayuh pembangunan lebih baik di masa mendatang.


“Pilihan boleh saja beda, namun kondusifitas daerah tetap kita jaga. Karena kebersamaan adalah kunci suksesnya pembangunan,” kata Ampera.


Menurutnya, dalam pemilu tentu warga telah memiliki figur pemimpin impian untuk dipilih. Ketika figur dimaksud belum menang, hendaknya warga menyikapi hal tersebut secara positif, yaitu sebuah demokrasi yang harus dijalani dalam sistem pemilihan pemimpin.


Ampera mengatakan, selama ini tatanan kerukunan berjalan dengan baik. Di tengah hegemoninya warga yang terdiri dari beragam suku dan agama, warga dapat menjaga toleransi dan menyamakan persepsi dalam membangun daerah.


“Mentalitas positif ini perlu kita jaga, jangan sampai dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan dari pelaksanaan pestademokrasi di Bartim,” pintanya.


Disinggung mengenai netralitas PNS dalam politik, Ampera mengungkapkan kalangan aparatur wajib menyukseskan pilkada sesuai dengan kapasitasnya, bukan sebagai suksesor salah satu calon. (Tbs/B-5)