PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering mendorong adanya upaya dari pemerintah daerah dalam rangka peningkatan kapasitas aparatur desa di Kalteng, salah satunya dengan pelatihan.

Freddy mengatakan, peningkatan kapasitas ini penting agar aparatur desa dalam melakukan pengelolaan program kerja dan pengelolaan dana desa dapat lebih optimal serta lebih baik lagi, terutama dalam hal laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa bisa lebih lancar.

"Kita tidak bisa pungkiri peningkatan kapasitas aparatur desa ini perlu dilakukan agar program maupun dalam menyusun perencanaan serta membuat laporan penggunaan dana desa bisa lebih baik. Bukan berarti aparatur desa di Kalteng ini tidak memiliki kualitas, hanya saja kapasitasnya lebih ditingkatkan lagi," ucapnya, Selasa, 9 Agsutus 2022.

Hingga saat ini masih banyak ditemukan sejumlah desa yang serapan anggaran dana desa atau ADD-nya masih rendah. Sebab berdasarkan informasi yang diketahui bahwa kebanyakan aparatur desa menggunakan jasa pihak ketiga untuk membuat berbagai macam laporan, termasuk laporan pertanggung jawaban ADD.

"Jadi ini merupakan salah satu kendala yang menyebabkan penyampaian laporan dari desa kerap mengalami keterlambatan, sehingga mengakibatkan serapan anggaran itu rendah. Terkait hal ini sangat perlu medapat perhatian dari pihak eksekutif," tuturnya.

Dijelaskan bila sebuah desa memiliki sumber daya manusia (SDM) yang memadai maka persoalan seperti itu dapat diatasi.

Oleh karena itu pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa perlu dilakukan agar ke depan perangkat desa tidak lagi menggunakan jasa pihak ketiga untuk membuat berbagai macam laporan.

"Artinya mereka bisa mandiri dalam membuat laporan, karena sudah memiliki kapasitas dan pengetahuan tentang itu. Dampak positifnya juga tentu serapan anggaran ADD pun bisa lebih maksimal dan lancar tidak lagi mengalami keterlambatan dalam menyampaikan laporan berkaitan dengan penggunaan dana desa dan sebagainya," pungkasnya. (DONNY D/B-6)