KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Puluhan pelajar tingkat SLTA sederajat dari belasan sekolah mengikuti pelatihan seni menabuh alat rebana yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (DPD Lasqi) Kabupaten Kapuas, bertempat di aula Badan Kesbangpol pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Ketua Pelaksana H Mulyadi mengatakan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan tentang seni islami yang diprogramkan oleh DPD Lasqi Kabupaten Kapuas. Kemudian, juga ikut ambil bagian untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77.

“Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 13 sekolah yang ada di Kota Kuala Kapuas dengan jumlah 39 orang," katanya seusai kegiatan.

Ketua Harian DPD Lasqi Kapuas, Suwarno Muriyat mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan dasar-dasar penabuhan kepada para pelajar SLTA sederajat.

Diharapkan nantinya mereka mempunyai kemampuan untuk menabuh alat seni rebana ini sekaligus juga menyanyi syair yang mengiringi.

“Pelatihan ini sebagai wadah untuk memperkenalkan seni menabuh alat rebana untuk anak-anak sekolah menengah atas yang ada di Kota Kuala Kapuas. Hal ini dilakukan, sebagai upaya DPD Lasqi Kabupaten Kapuas untuk mengaungkan syiar-syiar keislaman,” ucap Suwarno.

Kemudian, pelatihan ini juga sebagai persiapan di tahun depan untuk pemecahan rekor MURI penabuh seni qasidah terbanyak sekaligus melantunkan syair-syair untuk syiar agama islam di Kabupaten Kapuas.

--page

“Saya berharap setelah pelatihan ini para pelajar dapat membimbing teman-temannya disekolah, dilingkungan keluarganya dan juga dimasyarakat mengenai seni menabuh alat rebana. Insya Allah dengan kegiatan ini akan tumbuh dan berkembang seni qasidah di Kabupaten Kapuas,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)