BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta masyarakat tidak melupakan dengan kegiatan keagamaan. Terutama umat muslim yang berada di bumi Habaring Hurung ini.
Hal itu diungkapkan Halikinnor saat membuka kegiatan Festival Bubur Asyura, dalam rangka memperingati hari ke 10 bulan Muharam 1444 Hijriah, atau dikenal tahun baru Islam.
"Jangan hanya saat tahun baru masehi saja umat muslim merayakan dengan bakar-bakaran bersama keluarga. Namun isi juga kegiatan keagamaan di tahun baru Islam ini," ujar Halikinnor.
Dirinya tidak melarang masyarakat untuk menyelenggarakan sejumlah kegiatan pada saat tahun baru masehi. Namun kegiatan keagamaan jagan sampai dilupakan. Karena, banyak ibadah dan sunnah rasul yang bisa dikerjakan, untuk mendapatkan syafaat di akhirat kelak.
"Seperti tahun baru Hijriah kemarin, kami berupaya maksimal untuk memeriahkannya dengan menggelar pawai Ta'aruf dan juga pawai obor. Itu demi memeriahkan hari besar agama Islam," kata Halikinnor.
--page
Dirinya tidak ingin, generasi penerus bangsa terutama yang beragama Islam malah menghilangkan nilai-nilai agama. Serta melakukan hal atau budaya barat.
Hal itulah yang menjadi perhatiannya. Karena sudah pasti jika masyarakatnya menjalankan syariat agama dengan baik, maka imbasnya akan baik pula bagi kehidupan berbangsa dan bertanah air. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









