Persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) terus dimantapkan KPU Kotim sebagai penyelenggara di daerah. \
Namun ironisnya, alokasi anggaran untuk sosialisasi Pilgub yang bakal digelar 27 Januari mendatang itu sangat minim.
“Memang anggaran yang diberikan oleh KPU provinsi ke kami sebesar Rp5 miliar lebih. Namun pos (anggaran) untuk sosialisasinya hanya Rp10 juta saja, yang paling besar penggunaannya untuk distribusi,” kata Ketua KPU Kotim M Sahlin saat menerima kunjungan Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli dan Ketua Komisi I DPRD Kotim Handoyo J Wibowo di kantornya, Senin (18/1/2016).
Ia melanjutkan dari anggaran sebesar Rp5 miliar itu, hingga saat ini belum ditransfer KPU Provinsi Kalteng ke rekening KPU Kotim. Dana itu diperkirakan masuk ke rekening KPU Kotim pada 20 Januari mendatang. “Dananya insya Allah akan ditransfer KPU provinsi pada 20 Januari nanti,” kata dia.
Sahlin mengakui memang ada anggaran KPU Kotim untuk Pilgub selain dari provinsi. Namun pos anggaran untuk sosialisasi atau tatap muka dengan masyarakat sudah tidak ada lagi. Meski begitu, bukan berarti proses sosialisasi kepada masyarakat akan berhenti.
Namun, pihaknya akan memaksimalkan peran penyelenggara pemilihan di tingkat kecamatan dan desa untuk menyosialisasikan ke masyarakat tanggal dan waktu pelaksanaan Pilgub Kalteng ini.
Mengenai kekhawatiran minimnya partisipasi pemilih, Sahlin mengaku sudah mengantisipasi hal itu. “Kalau kami, apapun keputusan dari KPU pusat kita siap laksanakan kalaupun ada gugatan dari keabsahan itu disilahkan dan KPU sudah siap. Lagipula keputusan pelaksanaan inipun sudah dikaji oleh KPU pusat,” kata dia.
Ditemui di tempat yang sama, Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli mengaku khawatir dengan tingkat partisipasi pemilih. Hal ini harus diantisipasi oleh penyelenggara dengan mengajak semua eleman untuk menyosialisasikan Pilgub Kalteng lebih gencar lagi.
(FI/B-8)


