Desa Amin Jaya dan Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng merupakan dua dari sebagian desa di Kabupaten Kotawairingin Barat yang dilanda krisis air bersih ketika musim kemarau tiba. Terkait hal ini, Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kobar melakukan penambahan kapasitas air, pengadaan sumber air baku dan memperluas jaringan pipa di lingkungan pemukiman kumuh. Hasil kegiatan ini nantinya akan dihibahkan ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun milik Pemkab Kobar.


“Karena penduduk Pangakalan Banteng ini banyak, sehingga pemenuhan kebutuhan airnya pun harus banyak,” cetus Kabid Cipta Karya Dinas PU Kobar Alfahusain, Senin (18/1/2016) kemarin.


Alfa mengungkapkan, pada tahun 2016 ini anggaran bidang cipta karya naik menjadi Rp40 miliar untuk berbagai program. Sebelumnya pada tahun 2015, bidang cipta karya digelontor dana Rp35 miliar.


“Anggaran kami di luar DAK tahun ini sekitar Rp40 miliar,” tambahnya.


Kegiatan itu disambut baik oleh beberapa warga Kecamatan Pangkalan Banteng. Di antaranya adalah Hartini (34) salah satu warga Desa Amin Jaya yang mengaku setiap tahun desanya selalu dilanda krisis air bersih saat musim kemarau tiba.


“Syukurlah semoga programnya berjalan baik jadi kami warga bisa merasakan manfaatnya,” tutur Hartini.


Sementara di Desa Karang Mulya, Agus (37) salah sorang warga juga menyambut baik. Bahkan, ia mengatakan jika program pemerintah sudah seharusnya dilakukan sejak awal dan jangan ada lagi masyarakat yang teriak minta bantuan air bersih


“Di rumah saya saat musim kemarau kemarin itu, air PDAM asin, bahkan sempat tidak mengalir, jelas sangat menyulitkan. Untuk mandi saja saya sempat pakai air isi ulang yang harganya Rp6 ribu pergalonnya,” (B-12)