HUMAN immunodeficiency virus (HIV) merupakan virus yang bisa menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan penyakit AIDS.
Dinas Kesehatan Kapuas mendata sejak 2013-2016 ada 15 kasus dan dua dinyatakan meninggal.
Raison, Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan Kapuas mengatakan ke-15 orang yang positif HIV itu tersebar diseluruh wilayah Kapuas.
“Jadi yang terkena mulai dari orangtua hingga anak, suami istri juga ada,” ungkapnya.
Raison menambahkan warga yang positif menderita AIDS telah dirawat dan diobati secara gratis.
Dia menegaskan saat ini tidak ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini. Yang ada hanya bisa mempertahankan daya tahan tubuh dan tidak rentan terkena penyakit.
Dia menuturkan potensi kena HIV dibanding dengan penderita yang terdeteksi 15 itu adalah 1 bading 200 orang, sehingga saat ini disebutkan potensi penderita lain ada 1.500 orang di Kapuas.
Ke-1.500 jiwa yang belum terdeteksi itu berpeluang positif, sehingga Dinkes Kapuas terus mengimbau masyarakat agar memeriksa darah.
Kepada ibu hamil wajib screening agar bila diketahui positif atau tidak, maka anaknya bisa selamat tidak sempat tertular.
Masyarakat juga diingatkan supaya tidak resah dan panik karena sudah ada penderita HIV di Kapuas.
Sebab penyakit ini tidak menular seperti penyakit lain seperti TBC dan influensa.
Penularannya hanya melalui darah, jarum suntik, tato, cairan kemaluan, dan air susu ibu. (JM/B-6)


