PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, jika penularan Covid-19 tidak segera ditekan, kondisi ini dapat berpotensi mengganggu kualitas hidup perseorangan.

Pasalnya, beberapa penelitian sepakat bahwa apabila kasus Covid-19 tidak terus ditekan, beban kesehatan masyarakat kedepannya semakin berat. 

“Studi juga menunjukkan bahwa ada peningkatan jumlah kebutuhan kontrol medis lanjutan ke rumah sakit akibat gangguan kesehatan paskasembuh dari Covid-19," sebut Wiku.

Dia melanjutkan, hal itu juga berpotensi menggangu kesehatan lebih besar jika sebelumnya pasien memiliki riwayat gangguan kesehatan mental.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Jumat, 12 Agustus 2022, konfirmasi Covid-19 bertambah 61 kasus.

--page

Penambahan tersebut dari Palangka Raya 22 kasus, Kapuas delapan kasus, Murung Raya empat kasus, Kotawaringin Barat empat kasus.

Kemudian, Katingan empat kasus, Barito Selatan empat kasus, Pulang Pisau empat kasus, Gunung Mas tiga kasus, Kotawaringin Timur satu kasus dan Seruyan satu kasus. (HERMAWAN DP/B-7)