BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing mendorong pemerintah khususnya Provinsi Kalteng supaya dapat menyiapkan anggaran yang memadai agar pendidikan di Kalteng ini bisa maju kedepan.
Duwel mengatakan alokasi anggaran pendidikan yang disiapkan selama ini masih belum berdampak signifikan terhadap perkembangan kemajuan sektor pendidikan di Kalteng terutama pada peningkatan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung lainnya.
"Kalau tidak salah anggaran pendidikan dari APBD Kalteng itu hanya 28 persen. Ini saya rasa hanya sebagai memenuhi syarat perundang-undangan saja yakni minimal 20 persen, tentu dengan anggaran seperti itu tidak akan berdampak apa-apa terhadap kemajuan pendidikan," ujarnya, Sabtu, 13 Agustus 2022.
Duwel menyebut, jika ingin sektor pendidikan di Bumi Tambun Bungai ini mengalami kemajuan dan perkembangan tentu anggaran untuk sektor ini harus ditambah atau lebih dari 28 persen. Setidaknya, pemerintah menganggarkan alokasi anggaran tersebut minimal 30 sampai 40 persen.
"Jika anggarannya besar pastinya sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung pendidikan lainnya bisa secara merata mendapat perhatian. Apalagi di Kalteng sendiri banyak sarana pendidikan yang masih jauh dari kata layak," tuturnya.
--page
Menurut Duwel, sektor pendidikan sangat perlu mendapat perhatian lebih terutama dari segi anggaran yang disiapkan. Mengingat pendidikan merupakan ujung tombak dalam rangka meningkatkan kualitas SDM di provinsi ini. Sehingga, pemerintah dalam memberikan perhatian jangan sampai setengah-setengah.
"Terasa percuma apabila kita gencar membangun infrastruktur tapi daerah minim akan SDM mumpuni atau berkualitas, pada akhirnya SDM lokal kita tersingkir dan pembangunan itu dinikmati orang luar, ini yang kita tidak inginkan. Maka dari itu kita harapkan pemda bisa lebih serius dan fokus memperhatikan sektor pendidikan di Kalteng," tandasnya. (DONNY D/B-6)









