PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Fairid Naparin mengatakan pasien COVID-19 di daerah setempat yang dinyatakan sembuh bertambah 35 orang.

"Sampai kemarin (12/8) ada 35 pasien kembali dinyatakan sembuh dari corona, sehingga akumulasi pasien sembuh kita mencapai 17.698 orang," kata Fairid di Palangka Raya, Sabtu.

Kepala daerah termuda di Provinsi Kalteng itu mengatakan, sampai waktu yang sama, pihaknya melalui Satgas Penanganan COVID-19 mencatat akumulasi pasien COVID-19 sebanyak 18.366 orang.

Dari jumlah itu, 552 pasien meninggal dunia dan 216 orang lainnya masih menjalani perawatan, baik di rumah sakit maupun melakukan isolasi mandiri.

Pria yang juga merupakan pembalap road race itu pun mengajak masyarakat setempat meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi penyebaran COVID-19.

--page

Selain itu juga harus selalu menaati aturan yang ada dengan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

Setiap tempat-tempat yang menjadi pusat aktivitas masyarakat seperti perkantoran, pertokoan atau pasar juga harus menyediakan tempat cuci tangan disertai sabun cuci atau hand zanitizer. Selain itu penggunaan masker di setiap aktivitas masyarakat juga harus terus dilakukan.

"Jika merasa kurang sehat sebaiknya segera periksa ke dokter dan fokus pada penyembuhan guna menghindari potensi penyebaran virus corona. Meski saat ini ada kelonggaran dalam beraktivitas, saya minta tetap gunakan masker dan tidak berkerumun saat beraktivitas di luar ruangan yang melibatkan banyak orang," katanya.

Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah, melalui Satgas Penanganan COVID-19 setempat tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Pemerintah bersama berbagai pihak terkait pun menggencarkan vaksinasi sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh menghadapi paparan virus tersebut.

"Vaksinasi merupakan upaya paling efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19 atau minimal mengurangi risiko keparahan paparan virus corona. Untuk itu, warga yang telah masuk kriteria segera vaksinasi 'booster'," katanya.

ANTARA