PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka mengantisipasi terjadinya urbanisasi atau pergeseran populasi dari daerah pedesaan ke perkotaan, Anggota DPRD Kalteng, Natalia mengatakan pemda di Kalteng perlu membuka lapangan kerja di wilayah pedesaan.

Menurutnya, solusi membuka lapangan kerja ini nantinya dapat menahan pergeseran populasi itu, sebab masyarakat di desa tentunya akan memiliki pekerjaan yang bisa dikembangkan terutama bagi para pemuda potensial yang pastinya dapat berperan memajukan sebuah desa.

"Khususnya di Kalteng ini sendiri beberapa wilayah terutama desa banyak para pemuda yang keluar dari desanya merantau ke wilayah perkotaan untuk mencari kerja, karena di desa asal tidak ada lapangan pekerjaan yang mampu meningkatkan taraf hidup maupun ekonomi menjanjikan," ucapnya, Senin, 15 Agustus 2022.

Dia menjelaskan, apabila terus terjadi pergeseran populasi dari desa ke kota, maka sebuah desa akan kehilangan sumber daya manusia (SDM) produktif yang mampu menggerakkan sektor perekonomian maupun turut membangun desa agar bisa lebih maju kedepannya.

Maka dari itu, berbagai program perlu dicanangkan guna membuka lapangan pekerjaan di pedesaan. Misalnya saja seperti memprogramkan bantuan keramba ikan sungai atau menyediakan paket pekerjaan yang bisa dikerjakan masyarakat di desa terutama para pemuda, sehingga dengan demikian masyarakat pun bisa memiliki pekerjaan tetap.

--page

"Jika pergeseran terus terjadi juga imbasnya penduduk di wilayah perkotaan akan terus meningkat, sehingga akan berdampak negatif juga, contohnya tingkat pengangguran semakin tinggi, karena tidak selamanya mereka yang merantau itu langsung mendapatkan pekerjaan. Nah ini perlu diantisipasi. Pemda harus bisa membuka lapangan pekerjaan di pedesaan kapan perlu menggandeng pihak ketiga," tukasnya. (DONNY D/B-7)