PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng Riza Rahmadi menyampaikan sampai saat ini Satgas PMK Kalteng masih aktif.

Walaupun diakuinya pemerintah telah menetapkan Kalteng sebagai zero case atau nol kasus dan sudah ditetapkan sebagai wilayah zona hijau sejak 5 hari yang lalu.

“Satgas PMK pun akan tetap aktif sampai 31 Agustus nanti di batas-batas provinsi seperti di Kapuas dan Barito Timur,” tuturnya seperti dikutip dari MMC Kalteng baru baru ini.

Menurutnya, walaupun sudah zona hijau tetap harus waspada agar tidak kembali terjadi kasus PMK terhadap ternak di Kalteng.

“Dengan sudah tetapkan zona hijau untuk Kalteng, harus tetap bekerja optimal untuk mempertahankan kondisi zona hijau ini,” ungkapnya.

--page

Sebagai informasi, penurunan kasus PMK hingga zero case di Kalteng ini di antaranya yakni dengan langkah-langkah pengobatan yang masif terhadap hewan ternak yang terpapar PMK dan juga vaksinasi.

Pengobatan cukup memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi terhadap hewan-hewan ternak yang terpapar, di sisi lain vaksinasi yang terus digencarkan dapat lebih memperkuat imun hewan ternak.

Berdasarkan data dari Mei awal terjadi kasus PMK di Kalteng, hingga saat ini tercatat 390 ekor sapi dipotong dan sembuh 439 ekor sehingga total kasus sebanyak 827 ekor. (HERMAWAN DP/B-5)