AKREDITASI yang diterbitkan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sangat penting dimiliki oleh sebuah rumah sakit.


Sebab dengan adanya pengakuan mutu pelayanan standar rumah sakit oleh lembaga yang berkompeten, masyarakat bakal mendapatkan pelayanan yang baik dan memenuhi standar mutu.


Kasi Pelayanan Medik yang juga sebagai Humas RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Ahmad Fauzan menjelaskan, dengan adanya akreditasi ini, sebagai syarat kerjasama dengan pihak lain.


“Karena akreditasi ini nantinya sekitar 2017 akan menjadi acuan umum kerjasama RSUD dengan pihak BPJS. Jadi BPJS hanya bersedia melakukan kerjasama dengan RSUD yang sudah memenuhi standar tersebut. Gunanya agar setiap peserta BPJS bisa mendapatkan pelayanan yang sama di semua tempat,” jelasnya.


Digelarnya in-house training bagi 520 karyawan RSUD Sultan Imanuddin supaya setiap karyawan RSUD mengetahui tata cara cuci tangan yang baik dan memenuhi standar kesehatan, melakukan resusitasi pada pertolongan gawat darurat dan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).


“Rencana ke depan, nantinya setiap karyawan dan pengunjung yang akan membesuk pasien di rumah sakit harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk dan keluar dari RSUD. Hal ini bertujuan untuik mencegah masuk dan keluarnya kuman penyakit di lingkungan RSUD.”


Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga merencanakan disetiap selasar RSUD disediakan wastafel sebagai tempat cuci tangan.


“Secara mendadak nantinya kami akan melakukan semacam tes bagi karyawan RSUD disela pekerjaannya. Mereka akan diminta untuk mencuci tangan menurut standar kesehatan. Sehingga bisa diketahui apakah pelatihan ini benar-benar dilakukan dalam keseharian mereka.”
 (YD/B-7)