SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini, pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih menunggu uang patungan dari Perusahaan Besar Swasta (PBS), untuk perbaikan Jalan Lingkar Selatan/M Hatta, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit. 

Dari kesepakatan awal antar PBS, masing-masing dari mereka bersedia patungan Rp 50 juta. Namun, hingga saat ini baru 22 perusahaan yang menyetorkan. 

"Ada 22 perusahaan yang telah menyetor dana perbaikan Jalan Lingkar Selatan," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Selasa, 16 Agustus 2022. 

Saat ini pihaknya masih menunggu penyetoran dan PBS lainnya, dan berharap bisa segera dilaksanakan agar dana tersebut bisa digunakan untuk membeli material. 

Dana dari PBS tersebut sendiri tidak disetorkan kepada pemerintah, melainkan langsung ke pihak konsorsium. Agar, tidak ada kesalahpahaman dan penyalahgunaan nantinya.

"Dana kami kumpulkan ke rekening konsorsium, setelag terkumpul semua, baru dilaksanakan perbaikan," kata Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kotim Alang Arianto. 

Dia menyebut 22 perusahaan yang telah menyetorkan tersebut yakni PT BSP, PT NSP, Uni Primacom, Hutanindo Agro Lestari, Sumur Pandan Wangi, Musirawas Citra Harpindo, Katingan Indah Utama, Mukti Sawit Kahuripan, Surya Inti Sawit Kahuripan, Wanayasa Kahuripan Indonesia, dan Windu Nabatindo Lestari. 

--page

BSK, Karunia Kencana Permai Sejati, Mustika Sembuluh, Mentaya Sawit Mas, Karya Makmur Abadi, Mulia Agro Permai, Gading Sawit Kencana, Hutan Sawit Lestari, Sapta Karya Damai, Swadaya Sapta Putra, dan Sarana Prima Putri Niaga.

"Terkait yang belum menyetorkan, kami masih tunggu. Karena mereka sudah memiliki itikad baik untuk membantu perbaikan jalan tersebut," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)