PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo menilai fenomena penurunan kasus kematian menunjukan kebenaran hasil kajian ilmiah terkait vaksinasi.

“(Penurunan) menunjukan bukti kajian ilmiah selama ini, bahwa capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua yang sudah terpenuhi membentuk kekebalan tubuh,” sebut dia.

Vaksinasi dipercaya dapat mengurangi gejala dan tingkat keparahan dari Covid-19. Ia menyampaikan presentasi secara global untuk Covid-19 untuk kasus kematiannya sekitar 5 persenan.

“Sedangkan sekarang kalau gak ada artinya nol persenlah khususnya di Kota Palangka Raya, artinya vaksinasi ini memberikan dampak yang sangat besar dalam melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Rabu 17 Agustus 2022 secara kumulatif, total kasus konfirmasi Covid-19 berjumlah 58.611 kasus, pasien sembuh 56.442 orang, dan pasien meninggal dunia 1.702 orang.

--page

Untuk kasus aktif yang dirawat dirumah sakit ada 88 orang dan yang isolasi mandiri ada 379 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 96,30 persen, dalam perawatan 0,80 persen, dan meninggal 2,90 persen. (HERMAWAN DP/B-5)