ENAM warga Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, meninggal dunia setelah terkena demam berdarah dengue (DBD). Mereka adalah bagian dari 648 penderita DBD sepanjang 2015 dan untuk tahun ini wabahnya masih mengancam warga.

"Sekarang DBD sudah menyebar ke wilayah Utara, salah satunya di Kecamatan Haruai yang dipicu adanya pabrik semen milik PT Conch South Kalimantan dengan mobilitas pekerjanya yang tinggi," ungkap Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Tabalong, Akhmad Rivai, Rabu (20/1/2016)

Di samping itu, menurut Rivai, banyaknya kasus penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes Aigypti di Tabalong juga dipicu oleh perilaku masyarakat. ''Mereka masih kurang memperhatikan kesehatan lingkungan serta mobilitas penduduknya yang cukup tinggi," katanya. (ANT/B-1)