BORNEONEWS, Palangka Raya – Lurah Panarung Evi Kahayanti menyebut di wilayahnya ada 3 titik lokasi yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan yaitu di Jalan Perintis, Jalan Karanggan dan Jalan Talawang.
“Meski wilayah tersebut sudah padat dengan penduduk, namun memang untuk wilayah itu masih terdapat banyak lahan kosong yang bisa memungkinkan terjadinya karhutla,” ucapnya.
Namun saat ini pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan imbauan di titik lokasi tersebut berupa sosialisasi, bahkan memasang spanduk imbauan terkait larangan membakar lahan.
Ia menyampaikan sampai saat ini TSKA sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai, meski memang selalu kurang. Namun dengan semua dukungan elemen masyarakat TSAK Kelurahan Panarung siap mengantisipasi Karhutla.
Ia mengimbau masyarakat yang memiliki lahan kosong terus mengawasi dan tidak membakar lahan saat membukanya. Alangkah baiknya menggunakan mekanisme yang lain.
“Hendaknya tidak membakar lahan sembarangan dan kepada semua masyarakat Panarung khusunya untuk saling peduli untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah kita,” pungkasnya. (AGUS/B-11)









