BARABAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terus membenahi obyek wisata alam daerah tersebut antara lain obyek wisata air terjun Pagat Batu Benawa.


Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Hulu Sungai Tengah (HST) Endang Sri Wijayati, di Barabai, Senin, mengatakan, beberapa obyek wisata alam di Pagat merupakan salah satu obyek wisata andalan daerah ini.


“Pagat memiliki potensi wisata yang sangat menjanjikan, sehingga wajar bila wilayah tersebut mendapatkan perhatian dari pemerintah dan berbagai pihak terkait,” cetusnya, Senin (18/1/2016).


Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh HPI untuk mendukung pengembangan daerah tersebut adalah, aksi penanaman bunga di lokasi objek wisata tersebut.


Penanaman berbagai jenis bunga asli daerah tersebut diikuti dan dilakukan oleh para siswa SMA, SMP, Ikatan Nanang Galuh Barabai, anggota HPI HST dan undangan lainnya.


Adapun bunga-bunga yang ditanam di antaranya bunga kembang kertas, euporbia, bonsai, anggrek, dan beberapa jenis bungai yang berasal dari Pegunungan Meratus.


“Penanaman bunga ini merupakan ide dari HPI HST sendiri dan difasilitasi oleh Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata HST, dengan tujuan menjadikan objek wisata di HST lebih sejuk dan indah dipandang mata,” tutur Endang.


Kabid Pariwisata Fahriah mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi gerakan pananaman bunga yang digagas oleh HPI HST, dengan harapan akan memperindah objek wisata sehingga menarik wisatawan yang berkunjung.


“Untuk memperindah objek wisata kan bisa dimulai dari hal-hal yang kecil. Membangun dan memperindah daerah adalah tugas kita bersama,” katanya.


Gerakan ini, kata dia, diharapkan akan terus berlanjut, dengan memperluas areal penanaman, misalnya penanaman bunga di sepanjang jalan.


Gerakan penanaman bunga yang sekaligus penerapan sapta wisata ini juga merupakan tindak lanjut dari Gerakan Penanaman Sejuta Pohon yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.


HPI berharap, pemerintah juga bisa mendorong berkembangnya pariwisata daerah, melalui perbaikan infrastruktur, baik itu jalan dan fasilitas yang diperlukan di lingkungan pariwisata. (ANT/B-12)