BUPATI Barito Utara (Barut) Nadalsyah melaksanakan peletakan batu pertama pemugaran pembangunan Masjid Miftahul Jannah Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah.
“Merupakan sebuah kebahagian tak terhingga bagi saya pribadi, selaku bupati yang mendapatkan kesempatan kembali bersilaturrahim bersama jamaah warga Desa Lemo sekalian,” kata Nadalsyah usai peletakkan batu pertama pemugaran masjid Miftahul Jannah, Rabu (20/1/2016).
Menurut Nadalsyah, dibangunnya kembali masjid itu merupakan perkembangan dakwah dan syiar Islam.
Diharapkan melalui pemugaran pembangunan masjid ini bukan hanya dilihat sebagai suatu kegiatan membangun sarana fisik tempat ibadah semata, akan tetapi membangun masjid pada hakikatnya adalah membangun jamaah dan membina basis dakwah yang akan bermuara pada kualitas umat.
“Kegiatan membangun dan memakmurkan masjid, merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Keutamaan memakmurkan masjid adalah sebagai sifat orang-orang beriman yang kehidupannya akan selalu terpimpin dengan hidayah Allah SWT,” katanya.
Nadalsyah mengatakan pembangunan serta pengelolaan masjid juga merupakan salah satu upaya menyadarkan dan menggerakkan umat agar membiasakan shalat di masjid.
Hal ini hendaknya dimaknai lebih luas dalam keterkaitan dengan membina kehidupan sebagai pribadi, keluarga dan umat agar selalu terpaut dengan kesucian, ketundukan jiwa kepada Allah SWT, serta kesetaraan derajat manusia.
Pengelolaan masjid juga dimaknai sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Kegiatan pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid dapat diwujudkan seperti pembentukan koperasi masjid, pelayanan zakat, dan pemberdayaan wakaf produktif yang dikelola berbasis masjid.
“Dengan mengembangkan fungsi-fungsi sekunder masjid sehingga terwujud budaya memberi dan peduli kemaslahatan bersama di kalangan umat Islam,” jelas dia.
Untuk itu, panitia masjid harus proaktif menggerakkan potensi jamaah dan umat dengan membuat program dakwah, majlis taklim, pembinaan remaja, dan berbagai bentuk pelayanan jamaah lainnya. (DN/ANT/B-5)


