BELASAN pria hidung belang beserta pekerja seks komersil (PSK) yang asyik karaoke sambil menenggak minuman keras di lokalisasi Sungai Pakit terjaring razia polisi, Selasa (19/1/2016) sekitar pukul 22.30 WIB. Polisi langsung memeriksa dan mendata identitas pengunjung dan penghuni lokalisasi.
Polisi juga menyita puluhan botol minuman keras dari beberapa ruang karaoke di lokasi yang berada di kawasan perkebunan kelapa sawit atau sekitar 7 kilometer dari jantung Kecamatan Pangkalan Banteng. “Kami menggelar razia cipta kondisi ini secara rutin untuk meminimalisasi tindak kriminal, peredaran minuman keras, dan narkotika,” ungkap Kapolsek Pangkalan Banteng, Ipda Imam Sahrofi di lokasi razia, Selasa (19/1/2016) malam.
Selain di lokalisasi, polisi juga merazia hotel-hotel melati yang ada di sekitar Jalan A Yani, Kecamatan Pangkalan Banteng. Dari tiga hotel melati atau penginapan yang diperiksa, polisi memergoki pasangan di luar nikah di penginapan Puji Rahayu di RT 9 Desa Karang Mulya.
Setelah dilakukan pengecekan identitas, pasangan mesum ini digiring petugas ke atas mobil patroli dan dibawa ke kantor Polsek Pangkalan Banteng guna pemeriksaan lebih lanjut.
Tempat biliar juga menjadi sasaran razia. Di tempat itu, polisi menyita puluhan tongkat dan bola biliar dari tempat biliar di jalan A Yani tidak jauh dari kantor Polsek Pangkalan Banteng. Diduga, tempat biliar dengan empat meja biliar itu sering digunakan untuk arena judi.
“Sebelumnya juga kami sudah mengamankan belasan sepeda motor milik masyarakat yang melintas di Jalan Ahmad Yani tanpa dilengkapi surat surat kendaraan,” aku Kapolsek. (CP/B-2)


