TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebanyak 20 orang peserta mengikuti lomba Bracelet Fashion Carnaval pada hari pertama Festival Budaya Nansarunai Jajaka yang digelar di Kompleks Kantor Bupati Barito Timur, Sabtu, 20 Agustus 2022.

Setiap peserta dengan ekspresi estetika busana bertema gelang itu berusaha tampil menarik di depan pengunjung festival dan dewan juri.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Barito Timur Forty Rickyannou mengatakan, Bracelet Fashion Carnaval digelar untuk menggalang kreativitas masyarakat dalam busana bersifat etnik sesuai tema yang telah ditetapkan panitia.

"Ini nilai nilai-nilai budaya lokal kita yang diangkat untuk pengembangan pariwisata," jelasnya.

Dalam lomba tersebut juri menggunakan tiga kriteria penilaian yakni kesesuaian tema, kreativitas dan penampilan.

--page

Ada pun juara I diraih oleh peserta nomor urut 8 Nindya Putri Permatasari dengan kostum Junjungan Galang Dadas.

Kostum yang didesain sendiri oleh Putri tersebut terinspirasi dari tari gelang dadas yang menggambarkan gerak ular dan burung. Pada kostum tersebut membentuk pola tangan seperti burung dan ular saling beradu.

Pada kostum Junjungan Galang Dadas terdapat seluruh unsur warna Khas Kalimantan yaitu merah, putih, kuning, hitam, hijau dan sentuhan tanringit atau janur yang menjadi ciri khas pada penari gelang dadas serta dihiasi aksesoris pendukung dan warna emas sebagai simbol warna gelang dadas yang agung.

Kemudian juara II diraih oleh peserta nomor urut 13 atas nama Yoshita dengan kostum Anggrek Hitam yang didesain oleh A Harun.

Menurut sinopsis yang dibuat desainer, kostum Anggrek Hitam yang sebagian besar berbahan rotan tersebut terinspirasi dari bentuk dan bunyian khas gelang yang melambangkan, semangat, kesatuan antar jiwa sang pewaris budaya dan semesta alam.

--page

Selanjutnya juara III diraih peserta nomor urut 20 dengan kostum Lembuswana. Kostum yang juga didesain oleh A Harun dan sebagian besar berbahan rotan tersebut, juga terinspirasi dari bentuk dan bunyian khas gelang yang melambangkan, semangat, kesatuan antar jiwa sang pewaris budaya dan semesta alam.

Juara IV diraih oleh peserta nomor urut 10 dengan kostum bernama Penari Wadian Dadas, Wadian Bawo. Kostum ini menggambarkan dua peran yaitu penari wadian dadas dan penari wadian bawo yang sedang melakukan pertunjukan kesenian ritual adat budaya Dayak Maanyan. (BOLE MALO/B-5)