SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor, berharap agar para kader dan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sampit, dapat menjadi penyebar siar Islam di daerah ini. 

"Kotim merupakan salah satu daerah di Kalteng yang terbesar umat muslimnya. Sehingga, saya harap HMI sebagai organisasi Islam bisa memperhatikan, terutama dalam upaya kegiatan keagamaan," ujar Halikinnor, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan pelantikan ketua dan pengurus HMI Cabang Sampit, Senin 22 Agustus 2022. 

Halikinnor sempat melakukan kunjungan ke suatu desa di daerah Utara Kotim. Di daerah itu sebenarnya ada sekitar 20 kepala keluarga yang beragama Islam, namun tidak ada masjid atau mushala. 

Sehingga saat hendak salat 5 waktu atau bahkan kewajiban salat Jumat, mereka harus datang ke daerah lain dan ini baru diketahui olehnya saat datang ke desa itu. 

"Mengetahui hal itu, kami langsung anggarkan Rp 200 juta untuk pembuatan rumah ibadah," katanya. 

Hal tersebut diharapkan jadi contoh, karena dirinya seorang Bupati Kotim tidak bisa mengetahui semua apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga peran HMI sebagai organisasi pemuda Islam sangatlah dibutuhkan. 

"Saya harap, program HMI ke depan lebih banyak lagi mengarah kepada keagamaan, karena siar agama Islam sangat dibutuhkan dari kalangan para pemuda," katanya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)