BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotawaringin Timur (Kotim) Multazam, mengakui bahwa saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan demi mewujudkan Kotim Smart City atau Kota Cerdas.
Salah satu upaya yang terus mereka lakukan yakni pemerataan internet. Walaupun berkaitan langsung dengan akses jalan dan listrik.
"Pemerataan jaringan internet berbeda dengan jalan dan listrik. Sehingga akan lebih sulit karena adanya keterkaitan. Terutama terkait dengan jaringan listrik PLN," ujar Multazam, Senin 22 Agustus 2022.
Multazam menjelaskan muara untuk perbaikan pelayanan publik adalah hal tersebut. Sehingga, dirinya berharap agar program berkaitan bisa segera dimudahkan agar lebih efektif dari sisi pemerintahan dan pemberdayaan manusia.
"Saat ini di Kotim masih ada 43 desa belum tersambung listrik PLN. Sehingga ini juga berpengaruh terhadap pemerataan internet," katanya.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappelitbangda Kotim Rafiq Riswandi mengatakan bimbingan teknis tahap III ini fokus pada penetapan program unggulan. Tim mencari program yang mudah tetapi secara manfaat bisa cepat dirasakan masyarakat luas.
--page
"Ini semua kita selaraskan dengan kebijakan percepatan pembangunan daerah. Ini juga terkait dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan berwibawa," demikian Rafiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)









