Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Muhammad Ichsan, menegaskan, memilih pemimpin merupakan sebuah kewajiban bagi umat Islam.

Jangan terprovokasi ajakan untuk abstain alias golongan putih (golput) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Tengah (Kalteng), 27 Januari mendatang.


“Dalam hadits riwayat Abu Dawud RA dari Abu Hurairah RA, Rasulullah (Muhammad) SAW bersabda, jika ada tiga orang bepergian, hendaknya mereka mengangkat salah seorang di antara mereka menjadi pemimpinnya. Jadi, memilih pemimpin itu suatu keharusan dalam Islam,” kata Ichsan saat ditemui Borneonews di Kantor DPD PKS Kobar, Pangkalan Bun, Kamis (20/1/2015).


Umat Islam pun diminta cerdas memilih pemimpin, yaitu yang bisa mendapatkan pemimpin yang peduli dengan kepentingan umat Islam. “Menghadapi pilgub yang tinggal hitungan hari, kami mengajak masyarakat Kalteng untuk bersama-sama menyukseskannya dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih,” imbau Ichsan.


Sedangkan anggota DPRD Kobar dari PKS, Madiwar, mengutip politikus Turki Necmetin Erbakan yang mengatakan bahwa umat Islam yang tidak peduli politik akan dipimpin oleh politikus yang tidak peduli terhadap umat Islam. PKS pun telah menetapkan pilihannya untuk Pilgub Kalteng.


Sesuai instruksi Ketua Majelis Syuro DPP PKS Habib Salim Segaf Al Jufri dan Ketua DPW PKS Kalteng Aboe Bakar Al Habsy, PKS mendukung pasangan nomor urut satu, Sugianto Sabran-Habib Said Ismail (SOHIB). “Kader-kader PKS diminta bekerja semaksimal untuk memenangkannya,” tegas Madiwar. (AL/B-1)