BESUK siang  (22/10/2016) sekitarpukul 13.00 WIB setelah salat Jumat, warga eks pengikut Gafatar akandiberangkatkan dari Pontianak menuju Semarang, Jawa Tengah. Pemulangan lebihdari 1.000 warga itu akan menggunakan kapal perang KRI Teluk Gilimanuk 531.

Lebih dari 1.000 warga itu berasal dari berbagai daerah di provinsi itu. Terutamayang berasal dari permukiman Gafatar di  Kabupaten Mempawah, Kalbar.

Untuk pemberangkatan gelombang pertama, perjalanan yang membutuhkan waktu sekitar dua malam satu hari ini dikhususkanbagi ibu-ibu dan anak-anak, yang jumlahnya sekitar 500 orang. 

Gubernur Kalbar Cornelis menjelaskan, berdasarkan hasil rapat bersamaPanglima Kodam XII Tanjungpura, pemulangan 500 warga eks-Gafatar dilakukan padagelombang pertama. Besok siang, KRI Teluk Gilimanuk-531 yang mengangkut ratusanwarga eks-Gafatar itu bertolak dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal)Pontianak.

Saat ini, mereka masih berada dalam penampungan di Markas Pembekalan dan Angkutan Kodam(Bekangdam) XII Tanjungpura di Jalan Adisucipto, Sungai Raya, Kabupaten KubuRaya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Kamis tadi sianng (21/10/2016) juga sudahmelakukan rapat koordinasi dengan seluruh elemen untuk penyambutan kedatanganwarga Gafatar itu.  (*)