Untuk membantu kinerja kepala desa (kades) dan jajarannya menyusun administrasi pemerintahan desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) bakal merekrut 115 tenaga administrasi desa tahun ini.
Hal itu disampaikan Bupati Gumas Arton S Dohong usai menerima bantuan peralatan teknologi tepat guna (TTG) dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI di Aula Kantor Kecamatan Kurun, Rabu (20/1/2016) sore.
“Untuk satu desa akan ditempatkan satu tenaga administrasi desa, jadi sesuai jumlah desa yang tersebar di Kabupaten Gunung Mas, tenaga administrasi desa sebanyak 115 orang,” terang Arton.
Ia melanjutkan gaji yang akan diterima tenaga administrasi desa ini akan dibebankan pada anggaran alokasi dana desa (ADD) masing-masing desa.
Pasalnya, tahun 2016 ini, desa mendapatkan kucuran dana yang sangat besar dari pemerintah pusat dan dari APBD Gumas.
“Status tenaga administrasi desa adalah pegawai honorer. Besaran gaji akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku,” cetus dia.
Arton berharap, keberadaan tenaga administrasi desa ini bisa meningkatkan kualitas pemerintahan desa. Pasalnya, selama ini, cukup banyak desa di Kabupaten Gumas yang kesulitan membuat administrasi terkait pemerintahan desa karena kekurangan tenaga yang khusus membuat administrasi.
“Ke depan kita harapkan kualitas pelayanan dan pemerintahan di tingkat desa bisa lebih baik lagi,” tegas dia.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Gumas Yulius Agau menyampaikan jumlah dana desa yang masuk ke Kabupaten Gumas tahun 2016 ini sebanyak Rp137.428.173.400,- dan jika dibagi sesuai formulasi yang ditetapkan, masing-masing desa akan menerima dana desa dengan jumlah berkisar Rp1,1-1,4 miliar.
“Pembagian dana desa disesuaikan dengan jumlah penduduk, letak geografis dan hal lain sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku,” kata Yulius. (EP/B-8)


