PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Barat, Bambang Suherman memberikan apresiasi langkah Kapolres Kobar yang sudah membentuk Satgas Mafia Tanah.

Menurutnya langkah Kapolres AKBP Bayu Wicaksono yang akan membentuk tim Satgas Mafia Tanah adalah sebagai wujud kemajuan dalam penanganan masalah lahan di Kotawaringin Barat yang kerap terjadi.

"Jadi kemarin kapolres menginisiasi FGD tentang kaitan mencari solusi untuk penyelesaian masalah sengketa lahan di Kobar. Sehingga Kapolres akan membentuk itu Satgas mafia tanah," ujarnya, Kamis, 25 Agustus 2022.

Bambang mengungkapkan dibentuknya Satgas Mafia Tanah ini, Kapolres melibatkan banyak pihak mulai dari jajaran Kajari Kobar, Kodim, ATR BPN, Pemda dengan DPRD serta stakeholder terkait lainnya.

"Memang permasalahan sengketa lahan ini masalah yang sangat kompleks dan perlu sinergi semua pihak," ungkapnya.

Dengan adanya Satgas Mafia Tanah ini sebagai upaya penanganan tanah dengan preventif. Untuk itu, Bambang berharap ke depan agar hal-hal tersebut tidak terjadi.

--page

Seperti diketahui beberapa terakhir ini, banyak muncul kasus sengketa lahan. Antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan Pemda dan juga perusahaan-perusahaan.

"Tentu hak ini menjadi pemikiran kita bersama, mudah-mudahan dengan adanya Satgas ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kobar," pungkasnya. (DANANG/B-6)