MASA depan bang­sa Indonesia sa­ngat bergantung pa­da pendidikan ge­­nerasi muda. Semakin baik ting­­kat pendidikan genera­si muda, maka kian cerah baya­ng­an masa depan bangsa.


Pendidikan hendaknya di­­­mulai dari ling­kungan ke­­­luarga, baru kemudian lem­ba­ga formal, dan masya­ra­kat.


Sebagai salah satu bentuk pen­­­­­didikan di ling­kungan ma­­syarakat, Karang Taruna Ka­bupaten Suka­ma­ra meng­ge­lar pelatihan dan pembe­kal­an keterampil­an bagi ge­nerasi muda.


Pelatihan yang digelar di kan­tor Kelurahan Padang, Ke­camantan Sukamara pada Kamis (21/1/2016) itu meng­usung tema Mendorong Terciptanya Peluang Usaha Di Kabupaten Sukamara.


Kegiatan dibuka oleh Wa­kil Bupati Windu Subagio. Da­­lam sambutanya, Wakil Bu­pa­­ti menyebut bahwa kegiat­an itu merupakan langkah kon­kret untuk meningkatkan kua­litas dan kemampuan sum­ber daya manusia masya­ra­kat, khususnya generasi mu­da.


“Kegitan ini menjadi langkah dan upaya konkrit untuk me­­ningkatkan kualitas penge­ta­huan, keterampilan, dan me­wujudkan ekonomi kerak­yat­an dengan mendorong dan memberikan stimulan ke­pada masyarakat agar mam­pu mengembangkan di­ri melalui usaha ekonomi” ka­ta Wakil Bupati.


Ia melanjutkan, pe­muda me­rupakan salah satu variabel krusial pada setiap konste­la­si perubahan. Bahkan peran pemuda sangat penting da­lam perjalanan sejarah bang­sa Indonesia.


Hal itu menjadi bukti beta­pa pemuda memiliki posisi yang amat strategis, yaitu se­bagai salah satu aktor pen­ting yang senantiasa diperhi­tung­kan.


“Semangat ini pula yang men­jadikan motivasi untuk mem­bangun seutuhnya, baik mem­bangun pemuda, mau­pun membangun daerah Ka­bu­paten Sukamara yang kita cin­­tai ini,” ucapnya.

Masa MEA


Sementara itu, Ketua Karang Taruna Sukamara Edi Ha­­drianto, mengatakan bah­wa tahun ini Indonesia me­ma­­­suki masa Masyarakat Eko­nomi Asean (MEA).


Pada masa MEA tentu akan ada persaingan atau kompeti­si yang super ketat. Terutama da­lam menguasai pasar, baik barang maupun jasa. Untuk itu, diperlukan mempersiapkan sumber daya manusia yang andal menghadapi tanta­ng­an tersebut. Salah satunya de­ngan meningkatkan skil dan menciptakan peluang ker­ja bagi masyarakat.


“Menyadari hal ini karang ta­r­una menggagas terlaksana­nya pelatihan keterampilan da­lam konteks ekonomi ke­rak­­yatan,” kata Edi Hadrian­to.


Ia berharap, adanya pela­tih­an dan pemberdayaan eko­nomi kerakyatan dapat mem­buat pemuda Sukamara le­bih kreatif serta mampu ber­saingan dengan baik. (B-3)