PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Kota Bekasi untuk mempelajari implementasi Smart City agar bisa diterapkan ke Kota Cantik nantinya.

"Kami ke Bekasi untuk membahas pengembangan sarana dan prasarana kota yang maju dan memadai dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat guna mendukung Palangka Raya sebagai smart city pertama di Kalimantan," kata Anggota Komisi B, HM Khemal Nasery, Jumat 26 Agustus 2022.

Khemal menilai, Kota Smart City harus terus berbenah untuk meningkatkan berbagai layanan publik dengan menyempurnakan berbagai fasilitasnya. Hal ini juga didukung kemudahan berinvestasi, kepastian hukum dan keterbukaan informasi publik.

"Utamanya adalah keterbukaan informasi yang perlu dikedepankan agar semuanya bisa diakses masyarakat dengan mudah. Apalagi saat ini sudah eranya teknologi informasi," ujar Politisi Golkar tersebut.

Menurutnya, pertumbuhan penduduk yang relatif cepat di perkotaan menimbulkan berbagai permasalahan khas perkotaan, seperti penurunan kualitas pelayanan publik, berkurangnya ketersediaan lahan pemukiman, kemacetan di jalan raya hingga kesulitan mendapatkan tempat parkir.

"Oleh karena itu, untuk menyelesaikan masalah dan mewujudkan cita-cita kota aman dan nyaman untuk penduduknya, diperlukan solusi cerdas dan gegas agar penyelesaian masalah dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan pertumbuhan masalah itu sendiri," ujarnya.

--page

Solusi cerdas disini adalah dengan penerapan dan kolaborasi ekosistem kota yang diimplementasikan dalam konsep smart city. Konsep smart city memang merupakan satu hal yang menarik, sebuah kota dengan dukungan teknologi pintar dalam menunjang aktivitas sehari-hari yang akan semakin memudahkan manusia.

"Untuk mencapai tujuannya visi-misi Wali Kota, maka kami di legislatif mendorong pemanfaatan teknologi yang maksimal, serta kesadaran pentingnya pola hidup cerdas yang perlu menjadi perhatian oleh setiap elemen masyarakat," tutup Legislator yang membidangi perekonomian dan pembangunan tersebut. (HENDRI/B-6)