SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyebutkan beberapa upaya yang dilakukan dalam rangka menekan jumlah pengangguran.

Kepala Dinas Disnakertrans Kotim Fuad Sidiq melalui Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja Gatut Setyo Otomo menyebut bentuk upaya yang dilakukan mulai dari pelatihan hingga program pemberdayaan masyarakat yang dananya bersumber dari pusat.

"Seperti halnya pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) masih berlangsung sampai sekarang, selama pandemi covid-19 pun tetap jalan walau volume dikurangi," ujarnya, Jumat, 26 Agustus 2022.

Saat ini sedang berlangsung Pelatihan tahap kedua di BLK dengan 7 kejuruan atau 7 jenis pelatihan yakni tata boga, otomotif, elektronika, garmen, TIK, teknik las dan listrik.

Dia melanjutkan ada juga bidang Pelatihan dan produktivitas yang programnya bekoordinasi dengan provinsi. Kegiatan satu ini sudah berjalan sejak bulan Maret hingga Agustus.

Ada 2 kegiatan yang pertama untuk peningkatan produktivitas UMKM dan program pemagangan. Di sampaikannya dari program Pemagangan sudah ada peserta magang yang langsung direkrut di perusahaan besar sawit (PBS).

Terakhir ada namanya program padat karya yaitu pemberdayaan masyarakat lokal yang memberikan kesempatan kerja kepada pekerja yg ingin ikut di dalam tenaga kerja mandiri.

--page

"Dengan nama program padat karya bersumber dari APBN contohnya seperti kemaren pembuatan jalan rabat beton, semeninasi yang dilakukan di Jalan Cristopel Mihing dalam rangka memberdayakan masyarakat lokal," pungkasnya. (NOOR ANNISA/B-6)