GARA-gara sering byarpet, puluhan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sepanjang jalan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Katingan akhirnya diganti dengan listrik PLN.
Sekda Katingan Nikodemus pun ikut memantau penggantian lampu dengan menggunakan mobil PJU di Jalan Tjilik Riwut Km2 sekitar Jembatan Salak, Kasongan, Kamis (21/1/2016). Selama ini PLTS untuk PJU sering byarpet.
“Daya PLTS terbatas dan kalau sudah rusak biasanya penggantian untuk aki disatu tiang bisa mencapai satu juta,” sebutnya.
Karena sering byarpet itulah maka Pemkab Katingan mengganti PLTS untuk PJU di jalan komplek perkantoran.
“Kita sudah minta izin bupati mengenai pemasangan PJU arah kompek perkantoran dari PLTS ke listrik PLN dan sekarang lampu PJU-nya setiap malam nyala terus,” katanya.
Selain wilayah Kasongan, Nikodemus mengakui jika selama ini PJU dari listrik PLN sudah terpasang di sejumlah tempat seperti Kereng Pangi dan Pendahara.
Ke depan jaringan PJU ini akan diperluas hingga Tumbang Samba, karena untuk memasang lampu pada tiang PJU sudah ada mobil PJU yang baru dianggarkan pada 2015.
Dengan adanya mobil PJU ini diharapkan petugas terbantu.
“Sebab kalau kita masih menggunakan sistem manual dengan tangga untuk penggantian bolam yang rusak sangat beresiko,” ujarnya.
Selain dalam rangka mendukung program konservasi Katingan untuk Borneo, pemasangan lampu PJU disejumlah sudut kota Kasongan dan beberapa wilayah ini dalam rangka membangun Kota Kasongan Hijau dan mengusung visi Katingan cerdas, sehat, dan terbuka.
“Harapan kita dengan adanya penerangan lampu jalan itu maka Kasongan akan terlihat lebih semarak,” imbuhnya. (B-6)


