BORNEONEWS, Tamiang Layang - Gerakan Nasional Orang Tua Asuh atau GN-OTA Yayasan Tangan Pengharapan Kabupaten Barito Timur melakukan penyaluran perdana bantuan pendidikan kepada anak asuh di Kecamatan Dusun Timur dan Benua Lima, Sabtu, 27 Agustus 2022.
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua GN-OTA Yayasan Tangan Pengharapan Munita Mustika Dewi didampingi Pembina Yayasan Ahmad Gazali dan beberapa anggota bidang yang ada di yayasan serta perwakilan PT Adaro Indonesia.
"Tahap pertama ini kami menyalurkan bantuan kepada 107 anak asuh, tadi penyalurannya dilakukan di MI Al- Fitrah Tamiang Layang, SDN 2 Magantis, SDN 4 Tamiang Layang, MTsN 1 Barito Timur dan SDN Bagok," ungkap Munita Mustika Dewi usai menyalurkan bantuan pendidikan berupa seragam sekolah, sepatu, kaos kaki dan tas.
Dia menjelaskan, para pelajar yang menjadi anak asuh adalah mereka yang merupakan yatim-piatu atau berasal dari keluarga kurang mampu. Dalam penyaluran bantuan juga tidak dibedakan suku, ras dan agama.
"Ini murni kegiatan sosial dan tidak untuk motif politik, kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban dari keluarga yang kurang mampu ," tegas Munita.
--page
Dia melanjutkan, pada tahap berikutnya, masih akan ada anak-anak asuh yang menerima bantuan pendidikan. Karena itu, Munita menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung GN-OTA Yayasan Tangan Pengharapan tersebut sekaligus mengajak perusahaan yang ada di Barito Timur maupun masyarakat perorangan yang mampu untuk terlibat dalam GN-OTA melalui donasi.
"Makin banyak dukungan donatur maka akan meningkat juga anak-anak kurang mampu yang menjadi anak asuh dan mendapatkan bantuan dari GN-OTA Yayasan Tangan Pengharapan," jelasnya. (BOLE MALO/B-7)









