SEHARUSNYA tidak ada lagi anak-anak penderita bibir sumbing di Kalimantan Tengah (Kalteng). Demikian dikatakan, Sugianto Sabran, calon gubernur Kalteng.
Namun, kenyataannya masih banyak anak-anak di Kalteng yang menderita penyakit tersebut. Paling tidak, itu bisa dijumpai di Desa Lahei I, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, saat Sugianto berkunjung ke sana beberapa waktu lalu.
Menghadapi kenyataan tak sesuai harapan itu, mantan anggota DPR RI ini lantas memberikan bantuan biaya pengobatan untuk beberapa orang warga dan anak desa setempat. Sugianto secara khusus juga memberikan bantuan kepada Radiah (62) dan Sjaiful (57) yang terserang stroke, serta Elma (14), gadis belia tunagrahita dari keluarga miskin itu.
Sugianto juga menanggung biaya operasi beberapa anak yang menderita penyakit tertentu. Di antaranya Abi (3) yang menderita bibir sumbing danFikri--balita berusia 14 bulan yang menderita penyakit varikokel (pelebaran pembuluh darah vena pada buah zakar/burut dalam bahasa Dayak) karena keluarga mereka tidak sanggup membiayai operasi.
“Mereka semua sudah dioperasi dan atas rahmad Allah berhasil dan selamat,” kata Sugianto dihubungi melalui telepon, Kamis (21/1/2016).
Bantuan untuk operasi bibir sumbing juga diberikan Sugianto saat di Desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas secara spontan saat Sugianto berkunjug beberapa waktu lalu.
Sugianto sadar, masalah kesehatan itu terkait erat dengan kondisi sebagian masyarakat Kalteng yang masih hidup dalam kemiskinan. “Tidak semestinya masyarakat Kalteng ini miskin.
Karena itu, jika nanti kami terpilih, maka kekayaan alam Kalteng ini harus betul-betul untuk menyejahterakan masyarakat kita. Bukan hanya untuk para pengusaha atau pejabatnya yang kaya,” tegasnya.
(CA/B-10)


