BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi B DPRD Palangka Raya, Reja Framika mengaku prihatin atas kejadian pemukulan yang dilakukan oknum ASN Dinas Perhubungan terhadap warga di lokasi Event UCI MTB World Cup 2022.
"Saya turut prihatin mendengar kejadian ini. Saya berharap ke depan tidak ada oknum ASN di wilayah Kota Palangka Raya yang bersikap anarkis kepada warga, apalagi sampai memukul ataupun adu fisik," katanya, Minggu 28 Agustus 2022.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menilai, tidak semua hal yang salah ataupun berselisih paham harus diselesaikan dengan memukul, menampar ataupun melakukan tindakan yang bisa merugikan diri sendiri ataupun orang lain.
"Berdasarkan hasil pantauan saya, pihak dinas perhubungan langsung dipimpin kepala dinas sudah melakukan permintaan maaf kepada korban yang dipukul. Itu adalah wujud tanggung jawab sebagai pemimpin di instasi tersebut," ungkapnya.
Secara pribadi dirinya juga menyampaikan permintaan maaf kepada korban meskipun tidak melihat kejadiannya secara langsung. Namun sebagai mitra kerja Dishub ia merasa perlu untuk meminta maaf kepada warga yang menjadi korban tindakan arogan petugas di lapangan.
"Semoga ke depannya tidak ada lagi ASN yang bertindak anarkis. Terkait sanksi administratif ASN diserahkan kepada kepala Dinas Perhubungan untuk ditindaklanjuti kepada oknum ASN di lingkupnya," tutupnya. (HENDRI/B-6)









