BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara berencana akan kembali membeli tanah warga di Jalan Cakra Adiwijaya, Kurahan Mendawai, Kecamatan Sukamara untuk lahan pembangunan Pesantren Nurul Hijrah.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan saat ini lahan yang sudah pemerintah beli sebanyak 2,5 hektare dan lahan tersebut secara bertahap akan mulai dibersihkan.
"Insya Allah tahun ini kita juga mau beli lagi, sekitar 1,5 hektar, jadi total semua 4 hektar, maunya saya tahun ini dibeli," kata Windu Subagio, Senin, 29 Agustus 2022.
Lahan yang rencana akan dibeli merupakan kebun buah-buahan yang nantinya akan dijadikan kebun pesantren, terlebih jenis buah yang ada bermacam-macam dan sudah besar bahkan berbuah.
"Jadi kebun yang kita beli ini dibiarkan saja di kebuh pesantren, dan lahannya juga memang sudah bersih, jadi nanti santri-santri bisa menikmati buah kebun ini," ujarnya.
Bupati menuturkan realisasi pembelian tambahan lahan seluas 1,5 hektare tersebut bahwa saat ini kesepakatan sudah ada dengan pemilik lahan yang harapannya bisa dilakukan pembayaran pada tahun ini juga.
--page
"Pesantren Nurul Hijrah saat ini santrinya sudah berjumlah 80 orang, alhamdulillah. Oleh karena itu fasilitasnya ini harus segera dibangun," tukasnya. (NORHASANAH/B-6)









