KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas khususnya dari Daerah pemilihan atau Dapil III menerima kunjungan beberapa kepala desa atau kades yang baru saja dilantik, dari wilayah Kecamatan Mandau Talawang, pada Senin sore, 29 Agustus 2022.

Kegiatan pertemuan yang berlangsung di ruang rapat gabungan dewan itu, dihadiri Anggota DPRD Kapuas, Berinto, Didi Hartoyo dan Kanedi yang berasal dari Dapil III Kapuas. Serta anggota DPRD Kapuas dari Dapil V Yudi Adam.

Kedatangan beberapa kades baru dilantik ini dipimpin Camat Mandau Talawang, Tuah dan didampingi sejumlah tokoh masyarakat.

"Kita kedatangan tamu dari Mandau Talawang dipimpin camat dan kades kades baru dilantik. Sebelum mereka pulang ke Mandau Talawang mereka bersilaturahmi dengan kami, khususnya dengan Anggota DPRD Dapil tiga, untuk memperkenalkan kades yang baru dilantik," kata Berinto yang memimpin jalannya pertemuan.

Disebutkan legislator dari Dapil III Kapuas ini, bahwa dari 10 desa dari Kecamatan Mandau Talawang yang mengikuti Pilkades serentak itu ada 7 kades yang baru. 

"Kami tentunya mengapresiasi ibu camat dan kades yang sudah datang ke DPRD termasuk ada sebagian tokoh masyarakat yang hadir," ucapnya.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut mereka juga menyampaikan sejumlah aspirasi-aspirasi dari Kecamatan Mandau Talawang, diantaranya terkait jaringan telekomunikasi, bidang pendidikan dan kesehatan hingga infrastruktur jalan.

"Bahwa untuk di wilayah Mandau Talawang jaringan telekomunikasi sebagian sudah terpasang dan sebagian aktif dan masih ada yang belum ada pergerakan. Yang sudah terpasang itu ada di Desa Jakatan Masaha, Tanjung Rendan sudah aktif. Yang masih proses pengerjaan ada di Desa Sei Pinang, dan Tumbang Tihis. Ini sudah mulai proses pekerjaan," sebutnya.

--page

Yang belum terlihat proses kegiatannya ada di Desa Lawang Tamang, Tumbang Mukoi dan Desa Manyarung. "Terkait jaringan telekomunikasi ini sebagai wakil rakyat Dapil III mengapresiasi bupati dan Dinas Kominfo yang jadi leading sektor untuk itu," tuturnya.

Selain itu, mereka juga menyampaikan aspirasi guru dan perawat meminta tenaga honor itu agar dikembalikan ke honor daerah yang dibayarkan seperti tahun tahun sebelumnya. Juga berkaitan dengan pembangunan infrastruktur jalan dari Desa Sei Pinang menuju ke Tumbang Bukoi agar direalisasikan. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)