MenteriSosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan pemulangan sejumlah warga eks ormasGerakan Fajar Nusantara (Gafatar) akan diupayakan dengan menggunakan pesawathercules milik TNI sehingga bisa selesai lebih cepat.
Sebagaimana diberitakan, pemulangan warga eks Gafatar di Kalimantan Barat akan menggunakan kapal perang milik TNI, Gilimanuk. Karena terbatasnya kapasitas kapal, maka gelombang pertama yang menurut rencana berangkat Jumat (22/01) siang ini akan mengangkut 500 orang yang terdiri atas anak-anak dan perempuan. Sedangkan untuk yang laki-laki, akan dipulangkan gelombang berikutnya.
"Kalau kapal memang terbatas armadanya. Kapal hari ini datang tidak bisalangsung jalan," kata Mensos di Pontianak, Jumat (22/01/2016)
Mensos mengatakan sudah berkomunikasi dengan Menko Polhukam Luhut BinsarPandjaitan agar bisa menggunakan pesawat Hercules.
Menurut Khofifah, dinas sosial di beberapa daerah seperti Jawa Barat, JawaTimur, Jawa Tengah dan Yogyakarta sudah siap menerima para eksanggota Gafatar.
"Saya menghitung dinsos di daerah sudah siap, supaya juga beban PemdaKalbar berkurang kalau memang ada transportasi yang cepat memang itu lebihbaik," katanya.
Setelah dipulangkan, mereka akan ditampung sementara selama tiga-lima hari ditempat transit untuk diidentifikasi.
"Dalam waktu tiga-lima hari tetap harus ada konselingnya, trauma healingdan trauma konseling," tambah dia. (Ant/*)








