BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyampaikan adanya peningkatan perekonomian Indonesia jika melihat dari berbagai capaian indikator makro ekonomi.
“Capaian indikator makro ekonomi Indonesia sampai dengan semester I tahun 2022 ini menunjukan adanya perbaikan sampai dengan semester II tahun 2022,” tuturnya saat rakor Pengendalian Inflasi Daerah seperti dikutip dari MMC Kalteng, Selasa, 30 Agustus 2022.
Ia meminta adanya peningkatan tersebut juga menjadi catatan untuk tetap waspada terutama dalam menjaga kemungkinan inflasi.
“Menjadi catatan agar kita terus berupaya bersama-sama menjaga inflasi. Perlu waspada terhadap kenaikan harga komoditas bergejolak, komoditas yang diatur oleh pemerintah serta komoditas energi dan pangan yang diimpor (imported inflation,” tandasnya.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik Kalteng mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) selama Juli 2022 di provinsi setempat terjadi inflasi 0,44 persen, yang merupakan gabungan dari dua kota acuan yakni, Palangka Raya dan Sampit.
--page
Hal itu ditunjang karena adanya peningkatan indeks kelompok transportasi (1,67 persen), kelompok pendidikan (0,93 persen), kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,36 persen).
Komoditas memberikan sumbangan inflasi pada Juli 2022 di Kalteng yakni, angkutan udara, bawang merah, beras, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, ikan nila, tomat, bahan bakar rumah tangga, pasir, cabai rawit, dan udang basah. (HERMAWAN DP/B-7)









