BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyempatkan diri untuk mengunjungi pasar murah yang digelar di Pasar Eks Mentaya di sekitar Taman Kota Sampit.
Dalam kunjungannya tersebut, Halikinnor mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah salah satu langkah untuk memberikan tempat bagi masyarakat kurang mampu berbelanja kebutuhan.
"Tidak bisa dipungkiri ditengah gejolak ekonomi pada pandemi Covid-19 membuat ekonomi masyarakat terganggu. Dan melalui pasar murah ini adalah upaya untuk membantu mengurangi beban warga dalam memenuhi kebutuhan dapur keluarga," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Selasa, 30 Agustus 2022.
Dirinya mengatakan, pasar murah tersebut adalah bentuk kerjasama dengan Bank Indonesia (BI), dan juga para distributor baik bawang merah, telur, dan juga cabai. Hal itu dilakukan bukan hanya upaya pengendalian inflasi, namun juga upaya membantu masyarakat.
"Tentu tujuan harapan akhirnya, harga kebutuhan pokok di pasaran kembali normal. Tidak mengalami kenaikan seperti saat ini," kata Halikinnor.
--page
Dirinya juga mengatakan bahwa saat ini tingkat inflasi di Sampit cukup tinggi. Salah satu penyumbang inflasi yakni kenaikan harga bahan pokok dan beberapa sektor lainnya seperti PDAM. Pemerintah sendiri menjalankan sejumlah program untuk menekan inflasi di Sampit. Sehingga, tidak berdampak besar terhadap ekonomi masyarakat. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









