SEJAK tiga bulan terakhir harga ikan Nila yang dijual pedagang di Pasar Kasongan masih mahal yaitu bertahan Rp40 ribu per kg.


Masih mahalnya harga Nila ini dikeluhkan sejumlah ibu rumah tangga warga Kota Kasongan dan sekitarnya.


“Mau beli ikan Baung dan Lais maupun ikan sungai lainnya akhir-akhir ini sering kosong tidak ada pedagang yang menjual, yang ada patin dan nila, tapi harga Nila masih mahal Rp40 ribu per kilonya,” sebut Evi, warga Jalan Soekarno-Hatta Kasongan Jumat (22/1/2016).


Padahal, sebut ibu muda ini di Kasongan tidak jarang warga yang membudidaya­kan keramba ikan, dan paling banyak dibudidaya ikan jenis nila di Sungai Katingan.


Meski banyak pembudidaya ikan nila, harga dipasaran jenis ikan yang memiliki cita rasa enak dan gurih ini masih dipatok mahal.


“Suami dan anak saya suka ikan nila, sehingga hampir setiap hari kita masak ikan nila ini,” imbuhnya.


Sementara itu menurut Mama Bayu, salah seorang penjual ikan di Pasar Kasongan mengakui jika harga ikan nila masih dijual mahal.


“Karena selama ini pasokan berkurang, pihak distributor ikan juga menaikkan harga, sedangkan permintaan ikan lumayan banyak,” ujarnya kemarin.


Mama Bayu mengatakan jika ia dan pedagang ikan lainnya menyesuaikan de­ngan harga ikan yang dipatok pihak distributor.


“Sekarang pasokan nila belum normal, sebab sebagian besar masih didatangkan dari luar daerah seperti Banjarmasin, sementara dari pemilik keramba di Kasongan masih banyak yang belum panen,” sebutnya.  (GP/B-5)