HURU-hara politik jelang haripemungutan suara Pilgub Kalteng semakin memanas. Pialang politik ‘pusat’ ikut‘turun gunung’ ke Palangka Raya untuk memenangkan kandidat tertentu. Topengnyapun bisa bermacam-macam. Namun sayangnya, entah dijebak atau terjebak, jajaranbirokrasi diduga  ikut bermain danmelakukan politik praktis. Padahal aturan sangat jelas, PNS tidak bolehterlibat aksi dukung-mendukung, apalagi mengerahkan jajarannya untuk kepentinganpasangan calon (Paslon).

Di aulaUuniversitas Kristen Palangka Raya (UNKRIP) Jalan RTAMilono Jumat (22/1), sejumlah pejabat birokrasi Pemprov mulai dari kepala birohingga kepala dinas atau badan diajak pertemuan. Selain pejabat, juga mahasiswaUNKRIP ikut dikumpulkan. Diduga, inisiator atau pengarah adalah Sekda KaltengSiun Jarias. Dugaan dilakukan pengarahan ke tindak politik praktis, karenapertemuan itu menghadirkan Willy Midel Yoseph, calon gubernur nomor urut 2.

“Tadi ada pertemuan Siun Jariasmengumpulkan PNS dan pejabat Pemprov Kalteng di Aula UNKRIP. Sekaligusdeklarasi dukungan untuk kemenangan WIBAWA. Awalnya di Kristiani CenterDiponegoro, tapi dipindah kesana. Bersamaan pula mengumpulkan mahasiswaUNKRIP,” ungkap seorang mahasiswa dalam pesan singkat disertai gambar kepada Borneonews.

Atas kejadian ini, Sekda SiunJarias saat dicoba konfirmasi melalui saluran telepon hingga tadi malam, tidakmerespons panggilan Borneonews meskinada sambung telepon sudah tersambung.

PNS Jangan Dijebak

Terkait pelibatan PNS untukpengerahan kearah dukungan paslon ini, Calon Gubernur Kalteng nomor urut 1,Sugianto Sabran berulang kali di berbagai kesempatan, sangat menyayangkan.Sebab aturannya sudah jelas, tidak boleh PNS menyerat atau terseret politikpraktis alias harus Netral. Sugianto pun meminta PNS yang dikerahkan tersebut,berani melaporkan tindakan melanggar hukum dan sumpah jabatan tersebut.

“Kepala Dinas dan PNS lainnyayang terlibat harus siap menerima konsekuensi politik. Siapapun dan keluargasiapapun tidak boleh terjebak.SOHIB mengajak PNS agar jangan takut melaporkan,” tulis Sugianto Sabran  dalam pesan pendeknya tadi malam.(RZ/*)