Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur (Kotim) terus meningkatkan kewaspadaan. Hal itu dilakukan dengan memperketat penjagaan di lingkungan Mapolres Kotim. Bahkan, setiap tamu yang datang ke mapolres diperiksa barang bawaannya.


Berdasarkan pantauan Borneonews, Jumat (22/1/2016), sejumlah warga yang datang ke Mapolres Kotim untuk mengurus dokumen Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) maupun menjenguk keluarga yang ditahan harus melewati pintu masuk yang dijaga ketat sejumlah anggota polres.

Setiap tamu yang datang diperiksa barang bawaannya. “Mohon maaf, permisi tasnya saya periksa dulu,” kata seorang anggota polres sebelum masuk ke mapolres.


Ditemui Borneonews di ruang kerjanya, Kabag Ops Polres Kotim Kompol Bambang Purwanto mengatakan pemeriksaan barang bawaan para tamu itu merupakan bentuk peningkatan kewaspadaan jelang Pilgub 2016 ini. Kebijakan itu diberlakukan hingga waktu yang belum ditentukan.


“Apalagi saat ini di Kotim dan seluruh kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) gubernur dan wakil gubernur, sehingga hal itu harus dilakukan,” kata dia.


Ia melanjutkan pihaknya memperketat keamanan agar pelaksanaan Pilgub Kalteng ini bisa berjalan lancar dan aman. Pengamanan itu tidak hanya saat menghadapi pilkada saja. Namun hal itu dilakukan sebagai respon dari teror bom di Jalan MH Thamrin Jakarta beberapa watku lalu.


“Hal itu juga menjadi perhatian Polres Kotim. Sehingga selain penjagaan di Mapolres Kotim, polisi juga memperketat pengamanan di jalur-jalur masuk ke Kotim seperti bandara dan pelabuhan,” ungkap dia.


Menurut Bambang, polisi langsung berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan bandara apabila melihat penumpang atau benda mencurigakan di wilayah kerjanya. Sehingga, anggotanya bisa langsung melakukan pemeriksaan. (MH/B-8)