Bupati Seruyan Sudarsono meminta manajemen perusahaan besar swasta mewujudkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerjanya masing-masing.

“Saya harap semua pihak, temasuk perusahaan swasta untuk berkomitmen mewujudkan budaya K3 dalam rangka menekan angka kecelakaan kerja,” katanya saat menghadiri Peringatan Bulan K3 di lapangan PT Gawi Bahandep Sawit Mekar di Desa Jahitan Kecamatan Seruyan Hilir, Kamis (21/1/2016).


Orang nomor satu di “Bumi Gawi Hatantiring” ini mengatakan, upaya untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja dapat dilakukan mulai dari perencanaan, pembuatan, pemasangan, pengoperasian dan pemeliharaan alat-alat produksi.


“Ini dimaksudkan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja bagi karyawan maupun masyarakat sebagai konsumen barang dan jasa hasil produksi atau sebagai pengguna sarana dan fasilitas umum,” katanya.


Ini untuk melaksanakan Undang-Undang Nomor 1/1970 tentang Keselamatan Kerja serta mendorong pencapaian kemandirian masyarakat Indonesia berbudaya K3 tahun 2020. Untuk itu diperlukan kesadaran akan pentingnya aspek keselamatan dan kesehatan kerja itu sendiri.


“Di samping adanya pengawasan melekat dari instansi terkait, sosialisasi juga hendaknya dapat terus dilakukan kepada semua lapisan masyarakat dalam rangka menciptakan perilaku dan kondisi aman serta sehat di setiap kegiatan,” katanya.


Bupati mengatakan di lapangan, kegiatan Peringatan Hari K3 tingkat Kabupaten Seruyan diikuti ratusan tenaga kerja serta perwakilan beberapa perusahaan besar swasta di Seruyan.


Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan beberapa atraksi seperti penggunaan alat pemadam api ringan oleh pekerja wanita dan simulasi pemadaman kebakaran hingga pertologan tim medis terhadap para korban.

Kemudian, kegiatan ditutup dengan penampilan beberapa kesenian daerah dari siswa sekolah di bawah binaan perusahaan.
(ANT/B-8)