PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Kalteng mencapai 6,79 persen year on year (YoY) berada di atas sasaran inflasi Nasional 3 ± 1 persen pada Juli 2022.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo menyampaikan untuk melakukan antisipasi jangka pendek terkait inflasi dimulai dengan menyelenggarakan operasi pasar bawang merah dan cabai rawit.

Termasuk untuk komoditas lainnya yang dilaksanakan melalui bekerja sama dengan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (BULOG).

Ditambah lagi dengan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan yakni sekuyan lombok, pemberian subsidi biaya transportasi.

“Serta penguatan komunikasi belanja bijak untuk menjaga masyarakat dan menahan perilaku konsumtif,” sebut Edy seperti dikutip dari MMC Kalteng Kamis malam, 1 September 2022.

Selama tahun ini inflasi disektor pangan diduga karena beberapa faktor mulai dari pengaruh cuaca yang tidak menentu, serangan hama pada padi, kenaikan harga pupuk dan pakan ternak. (HERMAWAN DP/B-6)