SEBUAH mobil Kijang LGX bernomor polisi KH 1834 AL yang diduga milik pelangsir terbakar di persimpangan Jalan Kahayan-Mahakam, persisnya depan rumah makan Cianjur, Palangka Raya, Jumat (22/1/2016) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kejadian itu sempat menghebohkan warga sekitar. Apalagi, api terus membumbung tinggi hingga terdengar beberapa kali letusan.
Api baru bisa dijinakan setelah petugas pemadam kebakaran berdatangan. Namun demikian, mobil milik warga Pahandut Seberang bernama Sugianto itu telah menjadi arang.
Belum diketahui penyebab kebakaran. Pasalnya, pemilik mobil tidak terlihat batang hidungnya saat musibah terjadi. “Mobil tiba-tiba terbakar ketika sedang jalan. Kemudian sopir nabrak tiang listrik. Lalu sopir keluar dan tangan terbakar. Setelah itu enggak tahu ke mana,” kata Amat, saksi kejadian.
Informasi yang diperoleh Borneonews, sebelum terbakar, Sugianto sempat mengisi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di ‘Kota Cantik’.
Dalam perjalanan pulang, ia diduga menyalakan rokok. Tidak berselang lama, muncul api dari bagian belakang mobil. Api begitu cepat menbesar sehingga tidak mampu dipadamkan. Lantaran panik, Sugianto akhirnya menabrak tiang listrik di tepi jalan. Di tempat itulah api menghanguskan mobil beserta isinya.
Kapolres Palangka Raya AKBP Jukiman Situmorang mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab terbakarnya mobil itu. Sedangkan pemilik mobil belum diketahui keberadaannya. “Masih ditangani Bagian Reskrim,” kata Kapolres.
Petugas kepolisian sempat menerima informasi bahwa pemilik mobil dilarikan ke rumah sakit. Namun saat dilakukan pengecekan tidak ditemukan. (BY/B-3)



